Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) adalah proses penting dalam formalitas kerja sama antara dua atau lebih pihak yang bersangkutan. (09/09/2024) merupakan kegiatan keberlanjutan STKIP PGRI Trenggalek dan Prodi Penjaskesrek melakukan penandatanganan MoU dan MoA dengan Koni, Kormi, dan NPCI. Koni, Kormi, dan NPCII adalah tiga lembaga yang bertanggung jawab dalam pengelolaan olahraga khususnya di kabupaten Trenggalek.
Koni adalah organisasi yang bertanggung jawab dalam pembinaan, pengembangan, dan peningkatan prestasi olahraga nasional. Koni menaungi berbagai cabang olahraga prestasi, seperti sepak bola, bulu tangkis, dan atletik. Kormi memiliki peran yang berbeda dengan Koni karena lebih fokus pada olahraga rekreasi, kebugaran, dan olahraga tradisional. Kormi bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran masyarakat melalui kegiatan olahraga yang bersifat rekreatif. Kormi membawahi cabang-cabang olahraga yang lebih ke arah kebugaran dan rekreasi, seperti senam, yoga, dan olahraga tradisional seperti pencak silat rekreatif atau egrang. Sedangkan NPCI adalah lembaga yang bertanggung jawab dalam pembinaan dan pengembangan olahraga untuk penyandang disabilitas. NPCI menaungi berbagai cabang olahraga yang diadaptasi untuk penyandang disabilitas, seperti para-atletik, para-renang, para-tenis meja, dan lainnya.
STKIP PGRI Trenggalek yang lebih akrab disapa dengan Kampus Pudaya memiliki peran penting yaitu di mana Kampus Pudaya berkontribusi dalam penyediaan Sumber Daya Manusia berupa Dosen dan Mahasiswa yang mumpuni dalam bidang tersebut (keolahragaan). Dengan begitu, Kampus Pudaya memiliki kontribusi yang signifikan dalam memajukan dunia olahraga di Trenggalek khususnya, baik dalam aspek prestasi, kesehatan masyarakat, maupun inklusi bagi penyandang disabilitas.
"Penandatanganan MoU dan MoA ini merupakan tindaklanjut atas terlantiknya 3 dosen prodi Penjaskesrek kami menjadi pengurus Koni." ujar Dwi Kuncorowati, M.Pd. selaku ketua STKIP PGRI Trenggalek yang turut andil dalam penandatanganan tersebut.
"Dengan adanya penandatanganan ini, diharapkan mampu mengangkat citra baik bukan hanya Kampus Pudaya namun juga kabupaten Trenggalek." tambahnya lagi.



