Visi Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
Menjadikan Prodi yang Profesional, Unggul, Menghasilkan Calon Pendidik PPKn yang Berilmu, Berintegritas, Berkarakter berdasarkan Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhineka Tunggal Ika, Bereputasi nasional sera Berorientasi Global Pada Tahun 2036
Misi Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
- Menyelenggarakan dan mengembangkan pendidikan dan pengajaran untuk mencetak calon pendidik yang berilmu, berintegritas dan berkarakter.
- Melaksanakan penelitian yang berorientasi pada pengembangan keilmuan, pembelajaran, teknologi dan seni budaya yang relevan dengan kebutuhan dan pengembangan mutu pendidikan.
- Menyelenggarakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan memanfaatkan hasil penelitian sesuai dengan kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.
- Menyelenggarakan kerjasama dengan berbagai pihak terkait baik di tingkat lokal, regional, nasional dan internasional, dalam rangka meningkatkan kualitas pendidik, tenaga kependidikan, dan lulusan.
Tujuan Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
- Menghasilkan sarjana Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan yang bermutu dan mampu melaksanakan tugas profesional sebagai tenaga pendidik yang berilmu berintegritas dan berkarakter.
- Menghasilkan dan mempublikasikan karya ilmiah yang inovatif dan kompetititf yang berorientasi pada pengembangan keilmuan, pembelajaran, teknologi dan seni budaya yang relevan dengan kebutuhan dan pengembangan mutu pendidikan.
- Menghasilkan karya pengabdian kepada masyarakat berbasis keilmuan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan serta bidang lain yang terkait dengan memanfaatkan hasil penelitian sesuai dengan kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.
- Menghasilkan jalinan kerja sama yang baik dengan berbagai pihak terkait, di tingkat lokal, regional, nasional dan internasional, dalam rangka optimalisasi perwujudan visi dan pencapaian misi.
Strategi Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
- Melaksanakan peninjauan/penyesuaian kurikulum sesuai dengan perkembangan dan tuntutan lapangan.
- Menekankan pendekatan proses pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa, dengan model pembelajaran antara lain Problem Base Learning (PBL), Project Base Learnin (PjBL), cooperative learning, discovery dan inquiry learning.
- Pemanfaatan secara optimal laboratorium PPKn, laboratorium multi media, laboratorium Bahasa, Laboratorium Microteaching dalam proses pembelajaran, sejalan dengan tuntutan penguasaan pembelajaran berteknologi digital.
- Mendorong mahasiswa pada program pembelajaran di luar kampus melalui program MBKM misalnya Kampus Mengajar (KM , Pertukaran Mahasiswa Merdeka.
- Mengintegrasikan hasil penelitian dosen dalam kegiatan pembelajaran.
- Memperluas jaringan kerja sama dalam bidang pendidikan penelitian dan pengabdian kepada Masyarakat.
- Mengoptimalkan kegiatan-kegiatan untuk menambah kompetensi mahasiswa misalnya dengan mengundang dosen tamu dan praktisi.
- Melibatkan mahasiswa dalam kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dosen.
- Meningkatkan kompetensi dan kinerja dosen dengan mengikuti workshop dan seminar.

